Rumah Pertama

Aku baru saja mengetik sebuah pesan di handphoneku untuk seorang kawan lama, “Tahu nggak Teng, delapan tahun lalu, tepat hari ini, kita pertama kali kenalan. Dikenalin ama Pak Amin,”. Namun aku buru-buru menghapus draft pesan itu. Aku berpikir tak layak rasanya mengirimkan pesan personal seperti itu kepada seorang teman yang sudah beristri. Ya, delapan tahun … Continue reading Rumah Pertama